Karang Gayam, Blega – Desa Karang Gayam, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, kembali mencatat prestasi gemilang dalam sektor pertanian. Pada musim panen kali ini, produksi gabah mengalami lonjakan signifikan dari sebelumnya 2.600 kilogram menjadi 4.047 kilogram. Peningkatan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras petani dan keberhasilan program-program strategis pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

Dorongan dari Program Unggulan Desa

Keberhasilan ini tidak terlepas dari penerapan berbagai program unggulan yang dijalankan Pemerintah Desa Karang Gayam. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur pengeboran air bersih yang sangat membantu para petani dalam mengatasi tantangan pengairan lahan. Selain itu, penggunaan benih unggul hasil produksi petani lokal juga terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen.

Langkah-langkah strategis ini merupakan hasil evaluasi dari pengalaman musim panen sebelumnya, dan kini telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Desa Karang Gayam semakin optimis dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan warganya.

Kontribusi Signifikan Terhadap PADes

Tak hanya berdampak pada pendapatan petani, peningkatan hasil panen gabah ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap Penghasilan Asli Desa (PADes). Melalui mekanisme musyawarah dusun, hasil penjualan gabah akan dikembalikan untuk kepentingan masyarakat, seperti pengembangan infrastruktur pertanian, pemberdayaan petani, dan program kesejahteraan lainnya.

Dengan pengelolaan yang transparan dan partisipatif, Dana PADes yang berasal dari sektor pertanian ini diharapkan dapat terus memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan.

Harapan dan Apresiasi

Kepala Desa Karang Gayam, Bapak Asdiri, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan ini.

"Alhamdulillah, hasil panen petani dari tanah Caton kali ini meningkat pesat. Ini berkat dukungan program pengeboran air bersih serta penggunaan benih unggul yang diproduksi sendiri oleh petani. Jika sebelumnya hasilnya 2.600 kilogram, kini meningkat menjadi 4.047 kilogram," ujar Asdiri penuh rasa syukur.

Senada dengan itu, anggota BPD Desa Karang Gayam, Bapak Suari, turut menyampaikan pandangannya.

"Kami dari Badan Permusyawaratan Desa tentu sangat mendukung langkah-langkah ini. Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Kami berharap, dengan peningkatan hasil panen ini, kesejahteraan masyarakat desa Karang Gayam bisa terus meningkat," ungkap Suari.

Dengan capaian ini, Kecamatan Blega turut memberikan apresiasi dan berharap keberhasilan Desa Karang Gayam menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memaksimalkan potensi pertanian lokal untuk mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.